Seperti halnya cabang tunas muda yang akan terbentuk dan
tumbuh untuk memperbanyak tangkai pohon dan membuat pohon menjadi lebih rimbun,
seperti itulah cerminan kita sebagai kaum muda. Jati diri yang masih baru
terbentuk seperti cabang muda, yang juga memberi harapan. Jati diri kita
sebagai kaum muda yang masih baru terbentuk membuat kita bisa dengan mudah
terpengaruh oleh masukan baru yang akan juga membentuk jati diri kita. Jati diri
seperti apa yang baik untuk kita miliki?. Jati diri yang memberikan dampak baik
dan juga jati diri yang cerdas yang mampu memajukan bangsa indonesia tercinta kita.
Jiwa muda yang penuh semangat ini yang sangat berarti bagi bangsa kita. Namun
jiwa muda yang penuh semangat itu harus membawa suatu dampak yang baik bukan
buruk. Bukan semangat untuk melakukan aksi kekerasan, bukan semangat untuk
terus mengikuti budaya luar dan melupakan budaya sendiri. Tapi semangat juang
untuk membawa perubahan yang baik. Kita tidak lagi berperang melawan penjajah
sehingga berperang menggunakan fisik kita. Sekarang kita masih menghadapai
peperangan bangsa lain juga tapi bukan karena untuk merebut kekuasaan lagi,
tetapi untuk memajukan bangsa kia dan melawan bangsa lain dalam perkembangan global.
Sehigga sekarang jiwa semangat yang kita miliki ini harus kita gunakan untuk
berperang dangan cara menjadi kaum muda yang memiliki wawasan luas.
Seperti
tunas muda yang masih bisa dengan muda untuk digerakkan ke arah mana ia akan
tumbuh. Begitu juga kita yang muda ini. Kita masih muda untuk bergerak dan
menentukan arah kemana nanti kita akan melangkah. Kitalah penunjuk arah dan
pembawa gerakkan untuk bangsa kita. Kita yang masih muda ini yang punya
tanggung jawab untuk membuat bangsa kita tidak terus tertinggal namun bergerak
naik untuk menjadi bangsa yang dikagumi
oleh bangsa lain.
Dan seperti
tunas juga yang akan menumbuhkan daun-daun baru nantinya. Kita sebagai kaum
mudapun seperti itu yang penuh dengan wawasan yang akan merimbuni negeri ini
dengan segudang prestasi dan penemuan baru untuk tidak hanya menjadi harapan,
tetapi mewujudkan harapan itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar